meledaknya ulat bulu di pulau jawa.


Serangan ulat bulu yang terjadi di pulau jawa saat ini sangat meresahkan masyarakat. Masyarakat khawatir dan tak nyaman secara psikologis melihat pertumbuhan ulat bulu yang melonjak drastis tersebut. Serangan ribuan ulat bulu yang merebak di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Yogyakarta, sebenarnya tak berbahaya bagi tumbuhan ataupun manusia. siklus ulat bulu yang berkembang pesat beberapa waktu terakhir, termasuk di Yogyakarta, merupakan siklus umum terjadi. Hanya, untuk tahun ini populasi ulat bulu  memang lebih banyak daripada biasa. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena perobahan iklim yang terjadi pada tahun 2010 lalu, namun dampaknya baru dirasakan sekarang.  Perubahan iklim tersebut mengakibatkan persediaan makanan ulat bulu  berlimpah, sementara di sisi lain musuh alami ulat bulu menjadi tertekan dan jumlahnya menurun. Inilah yang menyebabkan populasi ulat bulu tersebut menjadi booming.

Dari pantauan dan penyelidikan di lapangan, pihak kementrian pertanian mendapatkan fakta bahwa musuh alami dari ulat-ulat bulu ini, antara lain jamur dan bakteri sudah mulai tumbuh. Selain itu parasitasi dari ulat bulu juga sudah tumbuh sebanyak 80 persen. Hal ini akan dapat mempercepat proses pengendalian dari pertumbuhan ulat bulu ini.

Selain di Yogyakarta, sebelumnya ulat bulu juga ditemukan merebak di sejumlah daerah lain di Indonesia. Daerah-daerah tersebut antara lain Probolinggo, Blora, Kendal, Demak dan Bali.

Serangan ulat bulu akhir-akhir ini sangat menggila, “Ini Wabah Ulat Bulu Terparah dalam Sejarah”, Ribuan pohon dipangkas untuk mengendalikan wabah ulat bulu di Purbolinggo, Ulat bulu serang pohon mangga dan rumah warga

 Ulat bulu

Pohon mangga di Probolinggo gundul sebelum bisa berbunga

Penduduk Probolinggo direpotkan serangan ulat bulu yang juga menghabiskan dedaunan ekitar 9000 pohon mangga. Ulat bulu ini menyerang pohon mangga di Kecamatan Leces, Tegal Siwalan, Bantaran dan Sumber Asih. Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan penyemprotan pestisida selama tiga hari yang akan dilanjutkan sampai seminggu.

Serangan ulat bulu yang berjumlah jutaan ini adalah sebuah pelajaran yang ‘mahal’ bagi kita semua, sebagaimana pelajaran terdahulu sebagai sebagai siklus nabi musa, dimana sebuah pelajaran mahal ketika jaman para nabi terdahulu masih ada, yaitu ketika n. Musa melawan firaun, maka sebelum firaun itu binasa, maka dikirimkanNya jutaan belalang ke negeri mesir sebagai peringatanNya (baca Kejadian Aneh – Aneh Menjelang Bencana Besar).

Siklus nabi musa terdahulu, sebagai bagian pelajaran yang penting dari intisari kejadian di alam ini yaitu, ketika akan terjadi bencana besar, didahului dengan kejadian aneh demi kejadian aneh untuk menarik perhatian manusia yang mendiaminya. Ketika jaman saat ini, dimana jaman para nabi sudah tidak berlaku (tidak ada nabi lagi), maka siklus nabi Musa dapat dilihat secara kasat mata ketika serangan ulat bulu di bandung yang terjadi ditahun 2009 tgl 26-maret-2009, maka tidak berapa lama di bandung sebuah musibah besar terjadi

Categories: pelajaran | Tags: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: